AEROBIK
Senam aerobic adalah suatu susunan gabungan antara rangkaian GERAK dan MUSIK yang sengaja dibuat sehingga muncul keselarasan antara gerakan dan musik tersebut untuk mencapai tujuan tertentu.
( TUBUH SEHAT dan BUGAR )
- Pengrtian Aerobic
- Sejarah Senam Aerobic
Dr. Kenneth Cooper
memperkenalkan kebugaran aerobic pada dunia pada tahun 1960-an. Pada
tahun 1970-an tarian aerobic menjadi berubah sejak tarian yang populer.
Pada saat itu, sekelompok orang mempelajari tarian dalam jangka waktu
sekitar enam sampai delapan minggu. Tarian – tarian ini diadakan di
gereja , pusat rekreasi, klub kebugaran dan juga sekolah .
Aerobic yang dilakukan pada saat ini tidak seperti tarian.
Pada saat ini, aerobic mempunyai gerakan yang tersusun, tapi
penampilannya tidak terpaku pada musik. Sebagai tambahan pula, konsep
aerobik ini telah meluas dengan adanya berbagai macam jenis latihan
seperti halnya latihan dengan kursi, low impact, high / low impact, step dan juga slide aerobic. Orang – orang telah mengetahui bahwa aerobik menolong mereka berpenampilan lebih baik dan merasa lebih baik dengan mendapatkan kesenangan dan kesehatan.
Unsur senam aerobik :
Komponen dasar
a.
Ketahanan jantung, peredaran darah dan pernafasan
b.
Ketahanan otot
c.
Kekuatan otot
d.
Kelenturan otot
- Takaran latihan
a.
Intensitas latihan
b.
Lamanya latihan
c.
Frekuensi latihan
- Gejala fisik yang diperlukan
- Makanan dan minuman
- Perlengkapan latihan
- Tahap-tahap melakukan senam aerobik
MANFAAT AEROBIK :
- Latihan aerobik merupakan bentuk latihan kardiovaskular yang membantu membuat jantung menjadi lebih kuat. Saat melakukan aerobik, jantung memproses lebih banyak oksigen dan meningkatkan kekuatan pemompaan darah.
- Latihan aerobik membuat jantung mencapai kebugaran fisik yang lebih baik dengan memperlambat denyut jantung istirahat menjadi sekitar 60 detak per menit.
- Latihan aerobik secara teratur membantu mengurangi kolesterol dalam arteri dan dengan demikian memperlancar sirkulasi darah.
- Latihan aerobik berguna untuk membakar kelebihan lemak sehingga mengurangi resiko berbagai penyakit terutama yang berkaitan dengan obesitas.
- Latihan aerobik meningkatkan BMR (Basal Metabolic Rate) bahkan ketika tubuh berada dalam kondisi istirahat.
- Latihan aerobik efektif mengurangi kolesterol jahat atau LDL (Low-Density Lipoprotein) dalam darah.
- Latihan aerobik membantu menurunkan tekanan darah hingga mencapai batas normalnya.
- Latihan aerobik membuat tubuh lebih fleksibel sehingga mengurangi kemungkinan cedera otot.
- Latihan aerobik membuat tubuh lebih berotot, lincah, dan lebih ramping.
- Latihan ini juga membantu menghilangkan stres. Adrenalin dan endorfin yang dihasilkan selama latihan aerobik membuat suasana hati menjadi lebih kondusif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar